Tuesday | Mar 09, 2021

August 08, 2015

Diskusi Ilmiah “Arsitek Tanpa Nama #19” Kontributor: Nyoman Gde Mahaputra dan Adi Ariantika


Arsitek Tanpa Nama adalah sebuah ajang diskusi ilmiah bulanan yang diikuti oleh para akademisi, praktisi, mahasiswa dan orang-orang yang peduli serta memiliki ketertarikan untuk mengembangkan arsitektur dan profesi arsitek di Indonesia. Ajang diskusi ilmiah yang diadakan pada hari Senin ke-3 setiap bulannya ini adalah yang ke-19 kalinya dan Program Studi Desain Interior Sekolah Tinggi Desain (STD) Bali berkesempatan menjadi tuan rumah pada hari Senin, 18 Agustus 2014.

Arsitek Tanpa Nama #19 yang diadakan di lantai 3 Gedung Kampus A STD Bali ini dihadiri oleh Ketua STD Bali Dr. N.K. Acwin Dwijendra, S.T., M.A., Dipl.LMP, Sekretaris Jurusan Program Studi Desain Interior STD Bali Freddy Hendrawan ST., MT, Pengurus Komunitas Arsitek Tanpa Nama Gede Arista Gunawan ST., MM., IAI, dua orang kontributor Nyoman Gde Mahaputra dan Adi Ariantika, dua orang moderator Marthin dan Saldi, dosen-dosen Desain Interior STD Bali, para praktisi arsitektur,  mahasiswa Desain Interior STD Bali, mahasiswa Jurusan Arsitektur ITS, mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Udayana dan mahasiswa Jurusan Arsitektur Universitas Warmadewa.

Acara dimulai pukul 19:30 WITA dan diawali oleh Nyoman Gde Mahaputra yang merupakan dosen Universitas Warmadewa, Bali dan sedang menempuh pendidikan Doktoral di Oxford University, Inggris. Nyoman Gde Mahaputra menyajikan materi yang diambil dari penelitian doktoralnya saat ini dengan tema “Identitas Arsitektur Kota: Seberapa Penting?” dan menjadikan kota Denpasar serta beberapa kota besar di Eropa sebagai studi kasus. Secara garis besar materi ini menyajikan kegelisahan terhadap pergeseran identitas Arsitektur Tradisional Bali yang seringkali disalah persepsikan ataupun disalahgunakan di dalam mengaplikasikan desain arsitektur.

Kontributor kedua adalah Adi Ariantika yang menyajikan materi dengan tema “MK (Manajemen Konstruksi) dalam Pengelolaan Proyek Modern”. Adi Ariantika yang merupakan praktisi arsitektur ini berbagi ilmu dan pengalamannya selama berkarir di dunia arsitektur hingga menjadi seorang Manajemen Konstruksi saat ini. Materi ini menarik beberapa peserta diskusi untuk mengajukan beberapa pertanyaan mengenai seberapa luas lingkup profesi seorang Manajemen Konstruksi dan bagaimana cara untuk mengejar karir sebagai seorang Manajemen Konstruksi.

Sesi terakhir dalam acara ini disempurnakan oleh Dr. N.K. Acwin Dwijendra, S.T., M.A., Dipl.LMP dengan memperkenalkan STD Bali Press yang telah menerbitkan dua buah e-book dari Program Studi Desain Interior berjudul “Ruang Kreasi Desain” dan Program Studi Desain Komunikasi Visual “Imagine Begin”. Acara ditutup dengan menentukan kontributor dan venue untuk diskusi ilmiah bulan depan serta foto bersama seluruh peserta.



IDB BALI BEKERJA SAMA DENGAN

Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Budi Luhur
ISI Denpasar
Catholic University of Daegu
Hanbat National University
Sunchon National University
Sun Moon University
Jeonju University
Study In Bali
Universiti Teknologi Petronas Malaysia
Universitas Udayana
Universitas Ciputra