Monday | Nov 30, 2020

October 20, 2020

INSTITUT DESAIN DAN BISNIS BALI MENGGELAR SEMINAR INTERNASIONAL VIRTUAL PERTAMA BERTAJUK “IMADe” 2020


Tanggal 20 Oktober 2020 bertempat di studio fotografi IDB Bali, telah dilaksanakan The First International Conference on Multimedia, Architecture and Design (IMADe) 2020 oleh Institut Desain dan Bisnis Bali (IDB Bali). Seminar internasional yang diadakan secara virtual ini mengambil tema “Inclusively Creative: Design, Planning, and Digital Business”. Rektor IDB Bali, Ibu Dr. Ni Kadek Suryani, S.E., SIKom, M.M.. dalam sambutannya menyampaikan bahwa konferensi internasional pertama yang diadakan oleh IDB Bali ini adalah bentuk kerjasama tanpa batas dan bukti bahwa IDB Bali sedang melebarkan sayap tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga ke tingkat global.

Seminar tingkat internasional yang disingkat IMADe ini menghadirkan lima orang pembicara utama yaitu Bapak Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra, SE, MSi – Walikota Denpasar yang diwakili oleh Ni Luh Putu Riyastiti, SS. M. Par selaku Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata, Ibu Dr. Diane Butler – International Foundation for Dharma Nature Time USA, Bapak Assoc. Prof. Dr. Ting Ding Hooi – Universiti Teknologi Petromas Malaysia, Bapak Ton Van Bragt – Desainer asal Belanda, Alastrair Brook BA (Hons), MA, - Doctoral Researcher University College Cork, Ireland sekaligus Co-Founder Design Student Global Network (DSGN). Seminar internasional ini juga menghadirkan dosen interior IDB Bali, Ibu Ardina Susanti, ST., MT selaku moderator.

Mengangkat tema kreatifitas inklusif, para partisipan diajak untuk berdiskusi mengenai kreativitas yang menjadi elemen berharga dan tertanam dalam kehidupan sehari-hari manusia. Berbagai peran menonjol dari seorang desainer grafis, arsitek, desainer interior, desainer perkotaan, desainer AI (Artificial Intelligent), atau bahkan creative-preneuer sangat dituntut untuk kreatif dalam memenuhi kebutuhan persaingan industri kreatif. Di era industri kreatif yang berkembang pesat, kreativitas dapat digambarkan sebagai keterampilan kritis dan paradigma yang meluas dari skala mikro hingga makro. Ini adalah pendekatan penting bagi para pemangku kepentingan dalam mengidentifikasi dan menganalisis sejumlah tantangan dalam industri kontemporer ini. Oleh karena itu, diperlukan keterampilan kreativitas yang inklusif baik secara teoritis maupun empiris dalam berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.

Ibu Made Vairagya Yogantari, S.Sn., MFA selaku ketua komite  IMADe 2020 melaporkan bahwa seminar internasional ini diikuti oleh total 140 pemakalah dengan total 73 artikel dari 19 perguruan tinggi yang berasal dari dalam dan luar negeri. Kegiatan yang mendapatkan sambutan hangat dari perguruan tinggi mitra ini juga didukung oleh pemerintah kota Denpasar, Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Bali, Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Bali, Asosiasi Profesional Desain Komunikasi Visual Indonesia (AIDIA), Asosiasi Digital Marketing Indonesia (Digimind) Bali, serta Ikatan Ahli Perencanaan (IAP) Bali.

Dengan kegiatan seminar internasional ini, IDB Bali membuka peluang kepada calon mahasiswa yang tertarik dengan bidang desain dan bisnis untuk bergabung menjadi bagian industri kreatif Indonesia khususnya di Bali. Kedepannya diharapkan IMADe dapat terus dilaksanakan dan menjadi kegiatan rutin yang diadakan oleh IDB Bali.



IDB BALI BEKERJA SAMA DENGAN

Universiti Kebangsaan Malaysia
Universitas Budi Luhur
ISI Denpasar
Catholic University of Daegu
Hanbat National University
Sunchon National University
Sun Moon University
Jeonju University
Study In Bali
Universiti Teknologi Petronas Malaysia
Universitas Udayana
Universitas Ciputra