Jum | 19 Jun 2026 |
Indonesian ID English EN

How to become a digital entrepreneur with Faye Alund

Indonesia dengan pengguna internet terbesar di Asia memiliki potensi menjadi 'The Digital Energy of Asia' di tahun 2020. Gagasan inilah yang kemudian menjadi dasar dimulainya Gerakan Nasional 1000 Startup Digital bertujuan untuk memberikan solusi atas berbagai masalah dengan memanfaatkan teknologi digital. Gerakan ini diinisiasi oleh KIBAR, sebuah perusahaan yang bertujuan membangun ekosistem teknologi di Indonesia melalui inisiatif-inisiatif pembangunan kapasitas, mentoring, dan inkubasi di berbagai kota dan juga didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Dalam proses kampanye nya di 10 kota besar di Indonesia, gerakan ini menunjuk Kumpul Coworking Space sebagai pelaksana di regional Bali. Bekerjasama dengan STD Bali, pada tanggal 8 Desember 2016 berlokasi di Aula Kampus New Media telah dilaksanakan talkshow berjudul How To Become a Digital Entrepreneur yang bertujuan sebagai media sosialisasi bagi mahasiswa tentang Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Faye Alund selaku owner dan co-founder dari Kumpul Coworking Space berbagi ide dan mengajak mahasiswa STD Bali jurusan DKV pada khususnya untuk turut serta bergabung menjadi bagian dari gerakan ini. STD Bali sebagai pencetak desainer komunikasi visual dinilai memiliki potensi yang besar, dimana nantinya sangat dibutuhkan dalam mendesain UI (User Interface) dari startup digital yang akan berkolaborasi dengan seorang programmer serta ahli di bidang komunikasi.

"Ide itu murah, yang mahal adalah eksekusinya" kata Faye Alund setelah pemutaran video pengenalan Gerakan Nasional 1000 Startup Digital. Kata-kata inilah yang dapat menjadi penyemangat dan membangunkan mahasiswa untuk turut ambil bagian dalam membangun Indonesia lewat teknologi digital. Gerakan ini menjadi sebuah wadah yang tepat bagi mahasiswa merealisasikan ide-ide maupun mencari solusi dari masalah yang mereka temui di kehidupan sehari-hari. Setelah mendaftar jika mahasiswa lolos dari tahap seleksi, selain menambah koneksi mereka juga akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat dari para mentor yang memang profesional di industri. Sehingga nantinya ide-ide mereka akan terarah dan kemudian bisa dieksekusi tanpa perlu melalui proses 'trial & error' yang dialami oleh para perintis startup digital sebelumnya. Gerakan ini tidak dipungut biaya tapi membutuhkan motivasi yang tinggi bagi para mahasiswa kreatif yang ingin keluar dari zona nyamannya.

Untuk info lebih lanjut dan pendaftaran silahkan akses di: 

1000startupdigital.id

(teks:Vera / foto:Tangkas)

Bagikan Artikel