Sel | 23 Jun 2026 |
Indonesian ID English EN

NODA KARYA “Art Music and Creativepreneur”

Acara ini merupakan acara kali ke- 3 yang diselenggarakan oleh salah satu jurusan di Sekolah Tinggi Desain Bali dan Kampus New Media Denpasar yakni Jurusan Desain Grafis dan Multimedia, yang kepanitiaanya adalah Himpunan Mahasiswa Jurusan Designtive ( sebutan untuk jurusan Desain Grafis). Acara ini berlangsung di halaman parkir mobil Sekolah Tinggi Desian Bali yang disulap oleh panitia menjadi acara semi festival yang sangat memukau dengan dekorasi lampu yang seakan-akan menjadi atap bagi para penikmat acara “Noda Karya Art Music and Creativepreneur”. Acara tahunan kali ini mengusung tema “Art Music and Creativepreneur. Maksud dari Tema tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Jurusan Desain Grafis dan Multimedia, Bapak Angga Dwi Astina, “Jadi di zaman sekarang, banyak anak-anak muda yang ingin menciptakan usaha sendiri bukan untuk bekerja dengan orang lain. Selain itu, hasil dari meeting bersama Bapak Rai Mantra, Walikota Denpasar, adalah menggalakkan semangat anak muda untuk menjadi pengusaha dan memiliki usaha sendiri yang berasal dari hobi”. 

Di acara ini juga, kita dapat banyak menjumpai stand-stand makanan, minumanm dan hasil karya yang diperjual-belikan oleh masing-masing stand. Stand-stand tersebut antara lain, dari HMJ DKV atau disebut Gravity Squad, HMJ Desain Interior yang dikenal dengan nama Wicwakarma, ada dari Informatika,Management dan Administrasi dikenal dengan nama  HMJ TMA, dari HIPMI PT STD Bali, Baligrafi, Roda Gila, dan masih banyak lainnya. Pengisi Acara dan bintang tamu“Noda Karya Art Music and Creativepreneur” ini juga antara lain penampilan  dari UKM Goldmonk yoga, UKM Thunder, GFC Band, UKM GMS, perwakilan dari Desain Interior Angkatan 2016 dan yang paling dinanti-nanti yakni penampilan dari Jun Bintang. Selain penampilan dari pengisi acara, di acara ini juga terdapat mural ditengah-tengah halaman yang dapat disaksikan oleh pengunjung acara. Tema Mural yakni “The Spirit of Bali” yang bertujuan untuk tetap mengenalkan tradisi bali itu sendiri supaya tetap mencintai tradisi bali dan menjadikan tradisi bali itu sebagai refrensi dalam berkarya di industri kreatif kedepannya. (ta/mun)

Bagikan Artikel