Sab | 11 Jul 2026 |
Indonesian ID English EN

IDB Bali Bergerak : Menyalakan Harapan di Tengah Duka Banjir.

Denpasar, 20 September 2025 – Hujan deras yang mengguyur Bali selama beberapa hari terakhir meninggalkan jejak luka yang dalam. Banjir besar melanda sejumlah wilayah, merusak ratusan rumah, memutus akses jalan, dan membuat banyak keluarga kehilangan tempat tinggal. Posko-posko darurat berdiri, menampung puluhan jiwa yang masih bertahan dengan segala keterbatasan, mulai dari kebutuhan pangan, pakaian, hingga obat-obatan.

Di tengah bencana ini, civitas akademika Institut Desain dan Bisnis (IDB) Bali menggelar aksi nyata untuk bergerak membantu meringankan beban para korban yang terdampak banjir.

Rombongan IDB Bali bergerak menuju tiga titik terparah di daerah Denpasar yang terdampak banjir: Wangaya, Nusa Kambangan, dan Gelogor Carik. Selain itu, bantuan juga disalurkan ke posko Dinas Sosial di Lumintang.

Di setiap lokasi, pemandangan memilukan menyambut kami. Rumah-rumah dengan dinding penuh lumpur, perabotan yang tak lagi bisa dipakai, warga yang sedang membersihkan rumahnya dan anak anak yang sedang bermain di sisa banjir.

Adapunbantuan yang disalurkan kali ini meliputi kebutuhan mendesak bagi warga terdampak, di antaranya:

  • Sembako, untuk memastikan kebutuhan makanan sehari-hari terpenuhi.
  • Perlengkapan sekolah, agar anak-anak tetap bisa belajar meski dalam keterbatasan.
  • Obat-obatan, guna mencegah penyakit pascabanjir.
  • Pakaian layak pakai, membantu mereka yang kehilangan harta benda.
  • Popok dan makanan bayi, karena kelompok ini adalah yang paling rentan dalam situasi bencana.

Bagi IDB Bali, bantuan ini memang sederhana. Namun, di mata warga, setiap paket bantuan adalah tanda kepedulian yang berarti.

Bencana, meski menyakitkan, memberi ruang untuk tumbuhnya solidaritas. Mahasiswa menyadari bahwa ilmu yang mereka miliki kelak akan lebih bermakna bila digunakan untuk masyarakat.

Kegiatan IDB Bali Peduli Kemanusiaan bukanlah akhir, melainkan awal dari gerakan solidaritas yang lebih luas. Kampus percaya bahwa pendidikan sejati bukan hanya mencetak lulusan cerdas, tetapi juga membentuk pribadi yang peduli.

Banjir besar ini memang meninggalkan duka. Namun, aksi sosial dari IDB Bali membuktikan bahwa di balik setiap musibah, selalu ada tangan-tangan yang terulur untuk membantu.

Melalui aksi ini, IDB Bali berharap masyarakat Bali bisa segera bangkit dari keterpurukan. Langkah kecil ini mungkin tidak bisa menyelesaikan semua persoalan, tetapi setidaknya bisa menjadi penguat semangat.

Semoga aksi ini menjadi inspirasi, bukan hanya bagi civitas akademika, tetapi juga bagi semua pihak untuk terus bergandengan tangan menghadapi bencana. Karena pada akhirnya, kepedulian adalah bahasa kemanusiaan yang paling tulus.

IDB Bali

Create Your Own Creative Journey

Bagikan Artikel