Rab | 20 Sep 2023 |
Indonesian ID English EN
/
/
Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) IDB Bali Unjuk Karya Videografi dan Sinematografi Dalam Screening Film “Cross Dissolve: A Day of Stare, Conversation, and Connection” Tahun 2023

Mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) IDB Bali Unjuk Karya Videografi dan Sinematografi Dalam Screening Film “Cross Dissolve: A Day of Stare, Conversation, and Connection” Tahun 2023

Denpasar, 21 Juli 2023 – Hari Jumat lalu, tepatnya pada tanggal 21 Juli 2023, mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Institut Desain dan Bisnis Bali (IDB Bali) menyelenggarakan kegiatan screening film yang bertajuk “Cross Dissolve: A Day of Stare, Conversation, and Connection” di Gedung Dharma Negara Alaya, Denpasar. Kegiatan ini diinisiasi oleh mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) IDB Bali sebagai sarana untuk memamerkan karya dokumenter hasil kreativitas mereka kepada masyarakat umum.

Para mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) IDB Bali dengan semangat tinggi telah menyeleksi dan menampilkan beberapa film unggulan yang mereka produksi. Beberapa film tersebut meliputi “Tekor, Perjalanan Menuju Sebuah Rasa” karya Lumens, film “Kain Grinsing” karya Kumalala, film “Cerita Sampah” karya Storytivity, film “Weaving Life, Living Life” karya JP4G, dan film “Waste Mountain” karya Drestanta. Film-film ini berhasil lolos seleksi ketat sehingga pantas untuk dipertontonkan dalam acara spesial ini.

Acara “Cross Dissolve: A Day of Stare, Conversation, and Connection” dihadiri oleh banyak tamu undangan, termasuk Bapak I Gede Yudha Pratama, S.Ds., M.Ds selaku Wakaprodi Desain Komunikasi Visual (DKV IDB Bali) dan Anak Agung Ngurah Bagus Kesuma Yudha selaku dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) IDB Bali. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan dan apresiasi terhadap karya mahasiswa dalam menciptakan film dokumenter berkualitas tinggi.

Pembukaan acara dihadiri oleh sambutan hangat dari Bapak I Gede Yudha Pratama, yang menyampaikan pentingnya acara semacam ini sebagai wadah bagi mahasiswa untuk menunjukkan kreativitas dan potensi mereka dalam dunia seni film dokumenter. Ia juga menyatakan bahwa inisiatif seperti ini harus terus didukung dan diberdayakan dalam dunia pendidikan untuk menciptakan para profesional muda yang berbakat di bidangnya.

Mahasiswa Desain Komunikasi Visual IDB Bali Sukses Berikan Pesan Inspiratif Dibalik Karya Film

Setelah sambutan, film-film unggulan mulai diputar satu per satu. Semua karya yang ditampilkan memukau penonton dengan beragam sudut pandang dan tema yang diangkat. diawali dengan penayangan film “Waste Mountain,” yang menyajikan pesan tentang masalah bertumpuknya limbah sampah dan respons beragam dari masyarakat melalui alur ceritanya. Kemudian, para penonton diajak menyaksikan film “Tekor,” yang mengisahkan tentang keberadaan seorang pengolah panganan lokal di Denpasar, hidup di tengah megahnya bangunan-bangunan modern dan riuhnya kendaraan..

Sesi ketiga menampilkan film “Weaving Life, Living Life,” yang mengangkat isu keberlanjutan dalam pengolahan sampah menjadi barang-barang tepat guna yang menginspirasi. Tak kalah menariknya, film keempat, berjudul “Gringsing,” memaparkan kisah unik kain tradisional yang mampu bertahan di tengah kemajuan zaman.

Film penutup, “Cerita Sampah,” mengambil sudut pandang yang menarik dengan menampilkan berbagai masyarakat yang hidup dari mengumpulkan dan memanfaatkan sampah yang tersebar di sekitar mereka.

Anak Agung Ngurah Bagus Kesuma Yudha selaku dosen Videografi dan Sinematografi dalam program studi Desain Komunikasi Visual (DKV) di IDB Bali yang juga merupakan seorang director film yang menjadi mentor dalam proses produksi kelima film tersebut menyatakan kebanggaan dan rasa senang atas karya-karya mahasiswa DKV IDB Bali tersebut.

“Sebagai pengalaman pertama  membuat film dokumenter, saya lihat mereka berhasil mencapai tujuan mereka dalam bercerita. Memang aspek teknis dan pemahaman materi masih perlu diasah, dan kami mendorong mereka untuk terus berjejaring dengan para pelaku dokumenter lain jika hendak serius dalam bidang ini,” ujarnya.

Bapak I Gede Yudha Pratama juga turut menyatakan kebanggaannya terhadap para mahasiswa yang telah berhasil menghasilkan film-film berkualitas tinggi dengan pesan-pesan inspiratif. Ia berharap acara seperti ini dapat menjadi langkah awal bagi para mahasiswa untuk semakin berani dan percaya diri dalam mengeksplorasi potensi kreativitas mereka di masa depan.

Acara “Cross Dissolve: A Day of Stare, Conversation, and Connection” sukses menginspirasi semua peserta, baik itu mahasiswa DKV IDB Bali maupun para tamu undangan. Acara ini merupakan bukti bahwa mahasiswa IDB Bali memiliki skill dan passion yang berkualitas. Momen ini menjadi bukti nyata bahwa dunia seni film dokumenter memiliki peran penting dalam menyampaikan pesan-pesan berharga dan mempererat ikatan antarbudaya. Semoga acara semacam ini terus diadakan sebagai langkah positif dalam mengembangkan bakat dan kreativitas mahasiswa Indonesia ke depan.

Bagikan Artikel